5 Mahluk Mitologi Kepercayaan Kaum Nazaret

 


iCostry - Mayoritas penduduk Nazaret adalah Arab Israel, sekita 35-40% adalah Kristen dan sisanya Muslim. Pemerintah Israel membuat sebuah kota baru sejak 1950-an disebut Natzrat Illit (נצרת עילית "Nazareth Atas", (Ibrani Baku) Náẓərat ʿIllit) dan mengisinya dengan komunitas Yahudi.

Mungkin jika anda pernah menyimak di Alkitab, ada beberapa makhluk aneh yang disebutkan didalam Alkitab. Namun dipercaya diantaranya adalah monster , malaikat dan penyembahan berhala (Dewa) pada zaman Alkitab, kaum Nazareth percaya bahwa Tuhan Yesus ialah Tuhan segala raja namun ada kalanya kita mempelajari eksistensi makhluk tersebut yang disebutkan didalam Alkitab.

Mungkin informasi ini tidak penting bagi anda karena tidak ada konteks firman, namun jika anda ingin mendalami sejarah Alkitab mengapa tidak ?! Berikut ini adalah Makhluk Legenda yang ada didalam Alkitab.

1. Satir


“Tetapi yang akan berbaring di sana ialah binatang gurun, dan rumah-rumah mereka akan penuh dengan burung hantu; burung-burung unta akan diam di sana, dan jin-jin akan melompat-lompat;” – Yesaya 13:21 (Refrensi : Yesaya 34:14)

Menurut Wikipedia Satir adalah makhluk mempunyai hubungan dengan para Dewa yaitu Dewa Pan dan Dionisos, Satir Biasanya berjenis kelamin pria.

Pemimpin satir bernama Silenos, Dipercaya sebagai dewa yang mengatur kesuburan. Satir digambarkan sama seperti manusia memiliki tanduk dan berkaki kambing, rambutnya keriting, hidungnya pesek, ekornya tebal dan panjang, telinganya meruncing atau kadang-kadang mirip dengan telinga kuda.

2. Molokh


“Janganlah kauserahkan seorang dari anak-anakmu untuk dipersembahkan kepada Molokh, supaya jangan engkau melanggar kekudusan nama Allahmu; Akulah TUHAN” – Imamat 18:21 (Refrensi : Imamat 20: 2, Imamat 20: 3, Imamat 20: 4, Imamat 20: 5, 1 Raja-raja 11: 7, 2 Raja-raja 23:10, Yeremia 32:35)

Molokh dikenal sebagai Dewa berhala yang disembah oleh bangsa Amon, yaitu dengan mempersembahkan anak atau bayi mereke sebagai tumbal, dengan membakar hidup anak-anak mereka diperunggu patung yang dipanaskan dengan api yang disebut dengan Tradisi Rabbi.

3. Serafim


“Para Serafim berdiri di sebelah atas-Nya, masing-masing mempunyai enam sayap; dua sayap dipakai untuk menutupi muka mereka, dua sayap dipakai untuk menutupi kaki mereka dan dua sayap dipakai untuk melayang-layang.” – Yesaya 6:2

Serafim adalah salah satu makhluk surga yang disebutkan sekali di dalam Kitab Yesaya. Serafim dipercaya mewakili tingkatan tertinggi para malaikat. Serafim diterjemahkan sebagai “ular terbang yang berapi-api” dari Bahasa Ibrani dan adalah kata yang digunakan bagi ular-ular yang menggigit bangsa Israel di gurun.

Nama mereka secara (harfiah — “makhluk yang menyala”) mungkin ini menunjukkan kemurnian mereka sebagai yang melayani Allah di sekitar takhta-Nya; mereka mencerminkan kemuliaan Allah sedemikian rupa sehingga kelihatan seperti terbakar.

Bilangan 21:6 “Lalu Tuhan menyuruh ular-ular tedung ke antara bangsa itu, yang memagut mereka, sehingga banyak dari orang Israel yang mati.”

(Refrensi: Kejadian 3:24,Keluaran 25: 18-22,Keluaran 26: 1,Keluaran 26:31,Keluaran 36: 8,Keluaran 36:35,Keluaran 37: 7-9,Ibrani 9: 5)

4. Shed / Setan


“Mereka mempersembahkan korban kepada roh-roh jahat yang bukan Allah, kepada allah yang tidak mereka kenal, allah baru yang belum lama timbul, yang kepadanya nenek moyangmu tidak gentar” – Ulangan 32:17

Kata “roh-roh jahat” yang digunakan dalam ayat di atas berasal dari kata Ibrani “shed”, yang merujuk kepada iblis atau roh-roh jahat dalam zaman modern (zaman Yesus Kristus). Mengapa Musa mengatakan roh-roh jahat sebagai “allah baru”? Dia juga menggunakan kata “elohim” yang diterjemahkan sebagai “allah-allah” atau “ilah-ilah.” Musa menggunakan dua kata yang secara khusus digunakan untuk menyebut makhluk roh, yaitu “shed” dan “elohim.” Musa tidak sekedar menyebutnya sebagai patung berhala. Jika roh-roh jahat adalah ‘allah baru’ yang ‘belum lama muncul/timbul’, apa yang sebenarnya sedang dibicarakan Musa?

Ini adalah makhluk-makhluk yang baru saja muncul. Lebih menarik lagi adalah kata kedua yang diterjemahkan sebagai ‘kerabat dekat’. Jika iblis atau roh-roh jahat sesungguhnya berasal dari Nephilim yang mati, mereka adalah ‘kerabat dekat’ dalam pengertian bahwa mereka adalah ‘manusia sebagian’.

5. Nefilim


“Pada waktu itu orang-orang raksasa ada di bumi, dan juga pada waktu sesudahnya, ketika anak-anak Allah menghampiri anak-anak perempuan manusia, dan perempuan-perempuan itu melahirkan anak bagi mereka; inilah orang-orang yang gagah perkasa di zaman purbakala, orang-orang yang kenamaan.”- Kejadian 6: 4

Nefilim (bahasa Inggris: Nephilim; bahasa Ibrani: נְפִילִים, ne-fi-lim, bentuk tunggal נָפִיל, Nafíl atau Naphil) adalah orang-orang yang dilahirkan dari hasil perkimpoian ketika "anak-anak Allah menghampiri anak-anak perempuan manusia" sebelum terjadinya Air Bah raksasa menurut catatan Alkitab Ibrani dan Perjanjian Lama di Alkitab Kristen terutama pada Kejadian 6:4. Nama ini juga digunakan untuk merujuk kepada orang-orang raksasa yang menghuni Kanaan pada zaman Musa seperti yang dicatat dalam Bilangan 13:33. Sebuah kata bahasa Ibrani yang serupa dengan penandaan suara huruf hidup yang berbeda dijumpai pada Yehezkiel 32:27 untuk menyebut prajurit-prajurit Filistin yang mati.

(Refrensi : Bilangan 13:33,Ulangan 03:11,Ulangan 03:13,Yosua 12: 4,Yosua 13:12,Yosua 15: 8,Yosua 17:15,Yosua 18:16,2 Samuel 21: 16-22,1 Tawarikh 20: 4-8)

0 Comments